Dede Saroji

CERITA HIDUP ANAK DESA (Part2)

Juli 26, 2017 Mas Fani 0 Comments

Masa sekolah SD di Cisarua 03  yang ia jalani biasa-biasa saja nilai raport pun tidak begitu menonjol namun pernah juga mewakili sekolah untuk lomba cepat tepat dan paduan suara, jarak sekolah dengan rumah kurang lebih 2 Km dengan jalan kaki tanpa alas kaki kecuali hari senin dengan menggunakan sepatu kelinci yang diputihkan dengan kapur tulis diberi air, enam tahun dilalui dengan hasil lulus, untuk menginjak pendidikan yang lebih tinggi yaitu SLTP  ia memilih Sekolah tehnik , saat itu masuk untuk masuk SLTP dan SLTA Negeri harus mengikuti seleksi ,Alhamdulillah pengumuman hasil test masuk Sekolah Tehnik Negri I ia dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidik sekolah kejuruan tehnik. Selam tiga tahun kegiatan belajar  dilalui lancar walau masalah biaya yang selalu tersendat, karena sejak SD ia jualan sebelum dan sesudah  sekolah sampai mengijak kelas 2 ST., jualan dengan makanan kecil sudah merasa malu , maka ia oper haluan dengan mengikuti kerja di orang tua yang kerjanya sebagai tukang tembok , dengan menjadi tukang aduk tembok ( Kernet Tukang ) , Setiap pulang sekolah tidak langsung pulang kerumah tapi ia langsung ketempat kerja orang tuanya, selama orang tuanya mendapat order karena kadang tidak ada orang yang menpekerjakan maka dihari itu tidak kerja seperti itu uang belanja harian berhenti karena upah buruh pada waktu itu hanya cukup untuk makan sehari, hal seperti itulah yang memaksa untuk kerja serabutan mernjadi kernet kocokan, terkadang narik becak. perjalanan itu dilalui sampai selesai pendidikan di STM.
Baca kisa sebelumnya : CERITA ANAK DESA (Part1)

You Might Also Like

0 komentar: