Dede Saroji
CERITA HIDUP ANAK DESA (Part1)
Kalam illahi menulis setiap anak adam
lahir sudah tercatat kehidupanya, kematianya, jodohnya dan rejekinya, Tanggal
dua puluh delapan bulan Agustus tahun seribu sembilan ratus enam puluh satu, di
suatu kampung di kota Sukabumi seorang anak laki-laki ke tiga dari dari delapan
saudara, Ayahnya anak petani dari kaki gunung cikurai kota Dodol Garut,
sedangkan ibunya anak seorang petani dari kota Sukabumi.
Anak ini hidup dalam
keluarga serba kekurang /miskin, untuk
menghidupi delapan anak , ayahnya
bekerja sebagai kuli pikul singkong dipabrik tapioca atau buruh bangunan
sedangkan ibunya jualan makanan
kecil/jajanan, yang tetap menginginkan anak untuk mendapat pendidikan yang
lebih tinggi karena ayah Cuma kelas 3 SR
, namun nasib berkata lain dari 7 anak bersaudara , 3 diantaranya harus rela
hanya tamat SD , untuk anak ini ia agak beruntung walau dengan biaya sekolah
dengan terseok-seok dapat menamatkan pendidkan di STM negeri.
Jangan paksakan anak
mengikuti dunia orang tua biarkan mereka hidup dalam dunianya,namun anak ini
bukan tidak melewati dunia anak tetapi ia tidak mengijaknya karena keadaan yang
memaksa, maka sejak nalar berinteraksi dengan kehidupan social, ia sudah
memikul tanggung jawab untuk orang tuanya untuk membantu mencari nafkah untuk
keluarga, yang dimula ia berjualan kerupuk yang terbuat dari singkong yang
dikenal di daeranya yaitu RO ( Reginang Oyek ), dan berbagai makanan kecil
seperi Es lilin, Odading ( Galundeng di jawa ), Roti, Rokok, Makanan kecil yang
di jajakan dengan tampah dll, jualan tersebut dijalani samapai masa usia
sekolah kelas 2 Sekolah Tehnik Negeri 1
Baca Kelanjutannya : CERITA ANAK DESA (Part2)
Baca Kelanjutannya : CERITA ANAK DESA (Part2)


0 komentar: